<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kliping &#187; Madura Banget</title>
	<atom:link href="http://icanxkecil.wordpress.com/category/madura-banget/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://icanxkecil.wordpress.com</link>
	<description>Sekedar Belajar Menghargai</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2009 15:03:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='icanxkecil.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/44d4224bd068812cd7cd66a5a71abe04?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kliping &#187; Madura Banget</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://icanxkecil.wordpress.com/osd.xml" title="Kliping" />
		<item>
		<title>Islamic Center Diresmikan Akhir Juni</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/islamic-center-diresmikan-akhir-juni/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/islamic-center-diresmikan-akhir-juni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 14:32:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[
Tetap Dihadiri Presiden SBY
PAMEKASAN &#8211; Gedung Islamic Centre (GIC) bakal diresmikan akhir Juni oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Itu, setelah peresmian 10 Juni lalu tertunda karena SBY mengikuti deklarasi kampanye damai di Jakarta.
Seperti diberitakan (10/6), pemkab menyiapkan tenda standar RI 1 untuk undangan peresmian GIC. Namun, acara tersebut batal dilakukan karena presiden buru &#8211; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=314&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="margin-left:10px;margin-right:10px;"></div>
<p><strong>Tetap Dihadiri Presiden SBY</strong></p>
<p><strong>PAMEKASAN</strong> &#8211; Gedung Islamic Centre (GIC) bakal diresmikan akhir Juni oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Itu, setelah peresmian 10 Juni lalu tertunda karena SBY mengikuti deklarasi kampanye damai di Jakarta.</p>
<p>Seperti diberitakan (10/6), pemkab menyiapkan tenda standar RI 1 untuk undangan peresmian GIC. Namun, acara tersebut batal dilakukan karena presiden buru &#8211; buru bertolak ke Jakarta dari meresmikan Jembatan Suramadu. Sebab, presiden yang juga capres pada pilpres 8 Juli itu mengikuti deklarasi kampanye damai di KPU Pusat.<span id="more-314"></span></p>
<p>Kabag Humas dan Protokoler Fadjar Santosa mengaku telah menerima informasi dari protokoler kepresidenan. Sesuai informasi dari Istana Merdeka, SBY dijadwalkan hadir di Pamekasan 30 Juni mendatang. &#8220;Informasi yang kami terima begitu,&#8221; kata Fadjar.</p>
<p>Kabar dari Jakarta tersebut diperkokoh humas dan protokoler Pemprov Jawa Timur. Dia menyatakan kabar dari Jakarta dan Jatim <em>conect</em>. Itu berarti, hingga hari ini (kemarin) informasi RI 1 hadir di Pamekasan untuk meresmikan GIC A1 (akurat).</p>
<p>Disinggung persiapan penyambutan, pria berkumis tebal itu mengaku siap siaga. Karenanya, pihaknya terus berkoordinasi dengan protokoler kepresidenan dan Pemprov Jatim. Sebab, kedatangan presiden dipastikan didampingi gubernur Jatim. &#8220;Kami terus kontak &#8211; kontak (dengan protokoler kepresidenan dan Pemprov Jatim),&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, gagasan pembangunan GIC berlangsung sejak Bupati Dwiatmo Hadiyanto (1998 &#8211; 2003) dan Achmad Syafii (2003 &#8211; 2008). Pada saat bupati dijabat Kholilurrahman (2008 &#8211; 2013), GIC terealisasi. GIC direncanakan menjadi pusat kegiatan berbasis agama dan pendidikan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp 30 miliar. <strong>(nam/abe/rd)</strong></p>
<p><strong><a href="http://jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&amp;rid=95470" target="_blank"><em>Sumber</em></a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/314/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=314&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/islamic-center-diresmikan-akhir-juni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Suramadu Dibuka untuk Umum, Bagaimana Kehidupan Warga Sekitarnya? (1)</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/jembatan-suramadu-dibuka-untuk-umum-bagaimana-kehidupan-warga-sekitarnya-1/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/jembatan-suramadu-dibuka-untuk-umum-bagaimana-kehidupan-warga-sekitarnya-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 14:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[
Ingin Tagih Janji Ketika Ada Pembebasan Lahan
Ketika Jembatan Suramadu diresmikan, gubernur Jatim hingga presiden berkali &#8211; kali berterimakasih pada warga sekitar Suramadu. Sebab, tanpa kerelaan mereka melepaskan tanah, jembatan terpanjang di Indonesia itu tak akan berdiri. Kini warga resah, ingin menagih janji. Tapi pada siapa?
NUR RAHMAD AKHIRULLAH, Bangkalan
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
WILAYAH Kecamatan Labang merupakan daerah yang tanahnya paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=312&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="margin-left:10px;margin-right:10px;"></div>
<p><strong>Ingin Tagih Janji Ketika Ada Pembebasan Lahan</strong></p>
<p>Ketika Jembatan Suramadu diresmikan, gubernur Jatim hingga presiden berkali &#8211; kali berterimakasih pada warga sekitar Suramadu. Sebab, tanpa kerelaan mereka melepaskan tanah, jembatan terpanjang di Indonesia itu tak akan berdiri. Kini warga resah, ingin menagih janji. Tapi pada siapa?</p>
<p><strong>NUR RAHMAD AKHIRULLAH, Bangkalan</strong></p>
<p><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</strong></p>
<p><strong>WILAYAH</strong> Kecamatan Labang merupakan daerah yang tanahnya paling banyak dipakai untuk pendirian Jembatan Suramadu. Pembebasan tanah besar &#8211; besaran dilakukan di kecamatan seluas 35.230 kilometer persegi ini. Namun, siapa yang tahu berapa luas sebenarnya tanah yang dibebaskan untuk keperluan Suramadu. Ketika warga didatangi aparat pemerintah dan meminta tanahnya dijual untuk kepentingan umum, mereka menurut saja.<span id="more-312"></span></p>
<p>Ratusan warga sudah tersingkir dari tanah &#8211; tanah leluhurnya sendiri. Mereka kemudian mencari tanah baru untuk dijadikan tempat tinggal. Harga ganti tanah yang mereka lepas tetap tak sesuai dengan harga tanah saat mereka membelinya lagi. Mereka mendapatkan tanah di wilayah kecamatan yang sama dengan harga yang lebih tinggi.</p>
<p>Persoalan bukan karena rugi saat membeli tanah lagi. Tapi, janji &#8211; janji para pembeli tanah sejak tahun 1970 &#8211; an. Mereka masih ingat betul wajah orang &#8211; orang yang datang untuk membeli tanah di mana rumahnya berdiri. Janji yang paling mereka pegang adalah putra &#8211; putri mereka bakal mendapat kompensasi pekerjaan di masa depan. Ketika Jembatan Suramadu selesai dibangun dan industrialisasi masuk ke Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Tanah saya yang itu. Tepat di kaki Suramadu pertama dibangun. Di atas tanah itu dulu rumah saya berdiri. Di atas tanah itu juga Bu Mega (Presiden RI kelima, Red) meletakkan baru pertama pembangunan jembatan,&#8221; ujar Solihin. Pria yang berprofesi sebagai nelayan ini merupakan seorang warga Labang, Desa Sukolilo Barat yang tanahnya dibeli sejak sekitar tahun 1970 &#8211; an.</p>
<p>Menurut dia, para pembeli lahan yang datang ke rumahnya menjanjikan anaknya akan dipekerjakan setelah jembatan selesai. &#8220;Saya punya anak empat. Yang tiga hanya sampai SD, lalu yang keempat ini saya sekolahkan sampai STM (sekolah kejuruan, Red),&#8221; ungkapnya. Harapannya, anaknya bakal mendapat pekerjaan setelah lulus.</p>
<p>Begitu anaknya lulus, Suramadu sedang dikerjakan. Namun, tak seorang pun dari para pembeli tanahnya bisa dia temui untuk menagih janjinya. Demikian juga dengan warga lain yang tanahnya dibeli seharga Rp 7000 per meter persegi itu. &#8220;Itu anak saya. Menganggur sejak lulus. Menunggu ada lowongan di pekerjaan jembatan ternyata tidak ada sampai jembatannya selesai dan akan dipakai,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Saprawi, ketua RT di Kampung Sekar Bungoh juga demikian. Nasibnya kurang lebih sama dengan dengan Solihin. Pembebasan lahan pernah mengumbar janji bakal mempekerjakan anaknya. &#8220;Saya benar &#8211; benar sama janji mereka (para pembeli tanah, Red). Sebab, mereka sangat meyakinkan dan membuat warga tergiur untuk memperbaiki nasibnya. Paling tidak untuk anak &#8211; anaknya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Di lokasi agak jauh dari jembatan ada Muzadi. Dia adalah pembuat perahu tradisional. Awalnya dia tinggal di Desa Sekar Bungoh sebelum tanahnya dijual. Anaknya yang dia perkirakan akan bekerja di proyek jembatan menganggur. &#8220;Ya sekarang saya mau menagih janji pada siapa. Pembeli tanah dari pemerintah yang dulu &#8211; dulunya datang dan beri janji akan mempekerjakan anak kami sudah tidak kelihatan batang hidungnya,&#8221; sesalnya.</p>
<p>Kini dia mengaku pasrah. Apa pun risiko yang akan dihadapinya dan keluarganya akan dihadapi. Dia percaya, setelah jembatan selesai harapan baru masih banyak. Berbagai usaha yang akan masuk ke Madura bisa jadi lapangan kerja bagi semua orang, termasuk putra &#8211; putrinya. &#8220;Kalau sekarang ini mau menagih janji pada siapa. Sudah yang penting usaha jangan sampai berhenti,&#8221; ujarnya optimistis. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong><a href="http://jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=74341" target="_blank"><em><strong>Sumber</strong></em></a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=312&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/13/jembatan-suramadu-dibuka-untuk-umum-bagaimana-kehidupan-warga-sekitarnya-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Uji Coba Suramadu Sukses, 10 Juni Siap Diresmikan</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/07/uji-coba-suramadu-sukses-10-juni-siap-diresmikan/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/07/uji-coba-suramadu-sukses-10-juni-siap-diresmikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 13:48:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[[ Minggu, 07 Juni 2009 ]
SURABAYA &#8211; Meski pembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) masih kurang sekitar satu persen lagi, mulai kemarin (6/6) jembatan sepanjang 5,4 km tersebut sudah bisa dilintasi kendaraan. Karena itu, hampir bisa dipastikan 10 Juni nanti pengoperasian Suramadu bisa diresmikan.
Kepastian tersebut terungkap setelah tim pelaksana proyek kemarin melakukan uji coba melintasi jembatan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=289&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>[ Minggu, 07 Juni 2009 ]</p>
<div id="attachment_290" class="wp-caption alignleft" style="width: 201px"><img class="size-medium wp-image-290" title="73773large" src="http://icanxkecil.files.wordpress.com/2009/06/73773large.jpg?w=191&#038;h=300" alt="Uji Coba SuraMadu" width="191" height="300" /><p class="wp-caption-text">Uji Coba SuraMadu</p></div>
<p>SURABAYA &#8211; Meski pembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) masih kurang sekitar satu persen lagi, mulai kemarin (6/6) jembatan sepanjang 5,4 km tersebut sudah bisa dilintasi kendaraan. Karena itu, hampir bisa dipastikan 10 Juni nanti pengoperasian Suramadu bisa diresmikan.<span id="more-289"></span></p>
<p>Kepastian tersebut terungkap setelah tim pelaksana proyek kemarin melakukan uji coba melintasi jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura itu. Uji coba dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak. Hasilnya, meski masih ada beberapa bagian yang kurang, Jembatan Suramadu dinyatakan sudah bisa dioperasikan mulai 10 Juni mendatang.</p>
<p>Dalam uji coba itu, Hermanto didampingi pelaksana proyek Suramadu yang dipimpin Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V A.G. Ismail serta para pimpro megaproyek tersebut. Uji coba yang dimulai pukul 07.00 itu dilakukan dalam dua sesi.</p>
<p>Sesi pertama, rombongan melintas menggunakan sepeda motor di jalur khusus dari arah sisi Surabaya ke sisi Madura. Setelah itu, sesi kedua dilanjutkan dengan uji coba menggunakan mobil lewat jalur tengah menuju arah sebaliknya.</p>
<p>&#8221;Tadi bisa dilihat sendiri kan? Secara umum, Suramadu sudah selesai dan bisa dilewati. Tinggal menyelesaikan beberapa bagian,&#8221; kata Hermanto setelah uji coba. Ekspresi wajahnya tampak puas.</p>
<p>Menurut dia, praktis penyelesaian Suramadu tinggal beberapa bagian kecil saja. Pada bagian causeway, pelaksana proyek tinggal membenahi beberapa rambu jalan serta pembatas jalan yang belum terpasang.</p>
<p>Demikian pula di bentang tengah, tinggal beberapa pekerjaan yang kurang. Di antaranya, pengaspalan box girder dan pemasangan beberapa pembatas jalan yang belum rampung.</p>
<p>Seperti apa sih rasanya melintasi jembatan yang membentang di atas Selat Madura itu? Jawa Pos kemarin ikut dalam uji coba tersebut menggunakan sepeda motor. Secara umum, perjalanan cukup lancar. Saat melintas di sisi causeway hingga approach bridge yang lantai jembatannya berupa beton, masih terasa sedikit bergelombang. Baru setelah sampai di area main bridge, alas betonnya dilapisi aspal, rasanya lebih halus.</p>
<p>Yang terasa berbeda adalah embusan angin laut yang cukup kencang dirasakan pengendara. Akibatnya, laju sepeda tidak bisa normal seperti di jalan raya. Apalagi, saat motor dipacu dengan kecepatan lebih dari 60 km per jam, kendaraan akan sedikit bergoyang dan tidak stabil. Baru ketika kecepatan diturunkan jadi 40 km/jam, laju motor terasa lebih stabil.</p>
<p>Hermanto mengakui semua kondisi tersebut. Menurut dia, kondisi seperti itu merupakan karakteristik jika kendaraan melintasi jembatan di atas laut. Di sepanjang Suramadu, kecepatan angin berkisar 5-6 meter per detik. &#8221;Nah, agar bisa nyaman melintas di Jembatan Suramadu, kecepatan maksimal yang dianjurkan 40 km/jam. Di atas itu, kendaraan tidak bisa stabil,&#8221; katanya.</p>
<p>Demikian pula saat melintasi jalur mobil. Jika dipacu terlalu kencang, mobil tidak bisa stabil karena terkena terpaan angin laut. &#8221;Karena itu, saat melintas di Suramadu, hendaknya pengendara menggunakan kecepatan normal, sekitar 60 km/jam,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bagaimana dengan tarif tol Suramadu? Hermanto belum bisa memastikan. Menurut dia, pembahasan tarif masih berlangsung dan sudah masuk tahap akhir. &#8221;Yang jelas di bawah tarif feri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tolak Masuk BPWS</p>
<p>Sementara itu, rencana pemerintah pusat menggandeng Pemkot Surabaya dalam pengembangan wilayah Suramadu, tampaknya, tidak berjalan mulus. Sebab, sampai kemarin Wali Kota Bambang D.H. masih menolak masuk dalam Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). Alasannya, BPWS bertentangan dengan prinsip-prinsip otonomi daerah.</p>
<p>Bambang menjelaskan, pihaknya akan meletakkan permasalahan BPWS secara proporsional. Menurut dia, jika pengelolaan Suramadu ditangani BPWS, semua akan kembali ke pusat. Segala proses perizinan yang berkaitan dengan pengembangan Suramadu akan ditangani pemerintah pusat. Padahal, selama ini semua cukup ditangani pemerintah kabupaten/kota.</p>
<p>Dia berharap pengembangan Suramadu diserahkan kepada daerah sesuai semangat otonomi daerah. &#8221;Biarlah dikelola daerah karena selama ini telah menjadi sumber pemasukan bagi kami,&#8221; ungkap Bambang setelah membuka workshop pendidikan ramah bagi anak di Hotel Singgasana kemarin.</p>
<p>Tapi, soal penataan ruang di sekitar Suramadu, pihaknya akan mendukung penuh. &#8221;Kalau soal penataan ruang, pemkot siap mendukung. Tak ada masalah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, selama ini pembangunan di daerah belum merata. Karena itu, dengan adanya Jembatan Suramadu, diharapkan pembangunan bisa dirasakan di daerah-daerah yang belum tersentuh. &#8221;Bukan hanya Surabaya yang berkembang, tapi daerah lain juga harus berkembang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dia menuturkan, sudah saatnya pembangunan bisa dirasakan daerah-daerah lain. Tidak menumpuk di Surabaya saja. &#8221;Seperti gula dengan semut. Gula itu bisa dibagi ke daerah-daerah lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Setelah Surabaya-Madura tersambung, diharapkan keduanya bisa berbagi peran untuk saling melengkapi. Jika Madura ingin membangun terminal peti kemas, misalnya, jangan sampai kemudian berebut pasar dengan Surabaya.</p>
<p>&#8221;Kedua daerah harus melengkapi satu sama lain. Karena itu, pembangunan kedua daerah harus bisa saling terintegrasi,&#8221; tuturnya. (ris/lum/ari)</p>
<p><a href="http://jawapos.co.id/" target="_blank"><em>Sumber</em></a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=289&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/06/07/uji-coba-suramadu-sukses-10-juni-siap-diresmikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://icanxkecil.files.wordpress.com/2009/06/73773large.jpg?w=191" medium="image">
			<media:title type="html">73773large</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melihat Semangat Petani dalam Meningkatkan Kualitas Tembakau</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/05/26/melihat-semangat-petani-dalam-meningkatkan-kualitas-tembakau/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/05/26/melihat-semangat-petani-dalam-meningkatkan-kualitas-tembakau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 15:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[[ Selasa, 26 Mei 2009 ]
Buat Pupuk Organik, Bibit Gratis dari Pemkab
Banyak langkah yang dilakukan petani tembakau dan juga pemkab demi menggenjot dan mempertahankan kualitas. Termasuk, dalam upaya meninggikan harga jual.
NADI MULYADI, Pamekasan
&#8212;
SETIAP menjelang musim panen, sebagian besar petani tembakau khawatir terhadap harga jual hasil panen nantinya. Sebab, kualitas tembakau mereka bisa diketahui setelah dipanen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=249&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>[ Selasa, 26 Mei 2009 ]</p>
<p>Buat Pupuk Organik, Bibit Gratis dari Pemkab</p>
<p>Banyak langkah yang dilakukan petani tembakau dan juga pemkab demi menggenjot dan mempertahankan kualitas. Termasuk, dalam upaya meninggikan harga jual.<span id="more-249"></span></p>
<p>NADI MULYADI, Pamekasan</p>
<p>&#8212;</p>
<p>SETIAP menjelang musim panen, sebagian besar petani tembakau khawatir terhadap harga jual hasil panen nantinya. Sebab, kualitas tembakau mereka bisa diketahui setelah dipanen dan rajang. Sebelumnya, hanya sebatas prediksi.</p>
<p>Kini, permasalahan tahunan itu tidak hanya menjadi rutinitas. Sebagian besar petani mulai menjadikan beberapa kenangan pahit masa lalu sebagai pelajaran berharga. Mereka juga mulai berfikir maju dengan melakukan proyeksi mengatasi persoalan.</p>
<p>Seperti yang dilakukan kelompok tani (poktan) Jaya Kusuma Desa Peltong dan gabungan kelompok tani (gapoktan) Larangan Luar, Kecamatan Larangan. Dalam rangka mengantisipasi kekurangan pupuk kimia, mereka belajar membuat pupuk organik.</p>
<p>Pembuatan pupuk organik yang berasal dari bahan natural termasuk kompos tersebut, melibatkan semua anggota. Sedangkan sistemnya dengan kerja gotong royong, baik tenaga maupun bahan bakunya.</p>
<p>&#8220;Sejumlah pelatihan yang kami ikuti, pupuk organik khasiatnya ternyata lebih bagus dibanding pupuk kimia. Selain itu, kita bisa memanfaatkan kekayaan alam yang ada. Sekaligus mempertahankan kualitas tembakau Madura,&#8221; kata Sekretaris Gapoktan Larangan Luar Sunairi.</p>
<p>Petani bersemangat memanfaatkan pupuk organik, alasannya, selama ini sebagian besar petani bergantung pada pupuk kimia. Sedangkan pupuk yang alami terkesan diabaikan. &#8220;Modal sedikit, manfaat lebih besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Pemkab melalui instansi terkaitnya, terkesan tidak mau ketinggalan. Untuk memenuhi kualitas yang dibutuhkan pabrikan rokok, pemkab menyediakan benih dan menyebar bibit gratis ke seluruh desa yang tersebar di 13 kecamatan.</p>
<p>&#8220;Jenis yang paling dibutuhkan pabrikan itu ada dua jenis. Yakni, jenis prancak 95 dan jenis cangkring. Dua jenis itu yang kami sebar secara gratis,&#8221; kata Suharto, salah staf dishutbun kemarin.</p>
<p>Meski jumlah bibit dan benih yang disebar masih relativ tidak sesuai dengan kebutuhan, dishutbun berharap kualitas panen tembakau Pamekasan masih memenuhi standar pabrikan.</p>
<p>&#8220;Tiap kecamatan, kami menyediakan sekitar 9 juta bibit atau setengah hektare. Sedangkan untuk benihnya kami membagikan sekitar 15 kilogram per kecamatan,&#8221; pungkasnya. (*/zid/rd)</p>
<p><a href="http://jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&amp;rid=90607" target="_blank">Sumber</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=249&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/05/26/melihat-semangat-petani-dalam-meningkatkan-kualitas-tembakau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batik Madura nan Menawan</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/04/27/batik-madura-nan-menawan/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/04/27/batik-madura-nan-menawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 09:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[ Ternyata, Pulau Madura tak hanya tersohor dengan karapan sapi dan garamnya. Wilayah yang termasuk Provinsi Jawa Timur ini juga terkenal sebagai penghasil batik. Bahkan, produk batiknya memiliki ragam warna dan motif yang tidak kalah dengan produksi daerah lain. Maklum, batik Madura menggunakan pewarna alami sehingga warnanya cukup mencolok.
Namun, tak perlu repot-repot ke Pulau Madura. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=220&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="m"><strong></strong></span><strong></strong> Ternyata, Pulau Madura tak hanya tersohor dengan karapan sapi dan garamnya. Wilayah yang termasuk Provinsi Jawa Timur ini juga terkenal sebagai penghasil batik. Bahkan, produk batiknya memiliki ragam warna dan motif yang tidak kalah dengan produksi daerah lain. Maklum, batik Madura menggunakan pewarna alami sehingga warnanya cukup mencolok.<span id="more-220"></span></p>
<p>Namun, tak perlu repot-repot ke Pulau Madura. Keunggulan produk batik Madura itu dapat dilihat di Museum Tekstil di Jalan K.S. Tubun Nomor 4, Jakarta Barat. Salah satu contohnya kain batik buatan tahun 1930. Kain panjang yang biasa digunakan pada acara khitanan ini merupakan salah satu kain kuno yang ditampilkan dalam Pameran Batik Madura di Museum Tekstil, belum lama berselang.</p>
<p>Kendati sudah berumur 75 tahun, warna dari kain itu justru kian menonjol. Pewarnaan kain Madura yang menggunakan bahan alami dari tumbuh-tumbuhan, seperti kayu jambal, kulit buah jelawe, akar mengkudu, yang membuat kain ini semakin menarik untuk dilihat. Kain-kain itu dibuat melalui proses pembatikan dengan tangan dalam rentang waktu antara delapan bulan hingga satu tahun.</p>
<p>Selain warna yang mencolok, seperti kuning, merah atau hijau, batik Madura juga memiliki perbendaharaan motif yang beragam. Misalnya, pucuk tombak, belah ketupat, dan rajut. Bahkan, ada sejumlah motif mengangkat aneka flora dan fauna yang ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura.(ANS/Cindy Agustina dan Amar Sujarwadi)</p>
<p><a href="http://www.liputan6.com/news/?c_id=3&amp;id=104185" target="_blank">Sumber</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=220&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2009/04/27/batik-madura-nan-menawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bocah 4 Tahun Hidup Tanpa Anus</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/bocah-4-tahun-hidup-tanpa-anus/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/bocah-4-tahun-hidup-tanpa-anus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 19:30:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Sumenep, 27 November 2008 09:58
Windi Apriliyah, bocah berusia empat tahun, warga Dusun Jasaan, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak lahir hingga saat ini hidup dengan tanpa anus.
Ditemui di rumahnya, Rabu (26/11), putri kedua dari pasangan suami-istri Badri Asmoni, 44 tahun, dan Kudma, 40 tahun, harus menanggung penderitaannya itu tanpa batas waktu.
Badri mengatakan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=176&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="tanggal">Sumenep, 27 November 2008 09:58</span><br />
Windi Apriliyah, bocah berusia empat tahun, warga Dusun Jasaan, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak lahir hingga saat ini hidup dengan tanpa anus.</p>
<p>Ditemui di rumahnya, Rabu (26/11), putri kedua dari pasangan suami-istri Badri Asmoni, 44 tahun, dan Kudma, 40 tahun, harus menanggung penderitaannya itu tanpa batas waktu.<span id="more-176"></span></p>
<p>Badri mengatakan, putrinya yang lahir pada 24 April 2004 itu, kini sudah tidak lagi mendapatkan pelayanan medis gratis melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) seperti yang pernah diterimanya sebelumnya.</p>
<p>Menurut lelaki yang bekerja sebagai buruh tani itu, keluarganya ternyata tidak masuk dalam data pemutakhiran Jamkesmas.</p>
<p>Padahal, katanya, sebelumnya sempat menikmati program layanan kesehatan gratis tersebut, yakni selama tahap pembuatan saluran kotoran pada bagian perut kanan. &#8220;Saluran kotoran itu dibuat saat Windi baru berumur 40 hari,&#8221; ungkap Badri.</p>
<p>Badri menuturkan, Windi selalu ditolak dari kehidupan teman sebayanya karena sering mengalami bau yang tidak wajar. Windi sempat dioperasi di RSU dr Soetomo Surabaya melalui program Jamkesmas saat masih berumur 1 tahun.</p>
<p>Operasi tersebut dilakukan untuk pembuatan anus yaitu saluran untuk buang kotoran.</p>
<p>Ternyata, lanjut Badri, anus buatan pihak dokter RSU dr Soetomo tersebut belum berfungsi dan kontrol terakhir dilakukannya pada akhir 2007 lalu. Pada saat itu, Windi dikatakan dokter mengalami gagal ginjal sehingga butuh terapi tiga kali dalam sepekan.</p>
<p>Untuk melaksanakan terapi bagi Windi, Badri mengaku tidak lagi mempunyai kemampuan. &#8220;Selain tidak mendapatkan program Jamkesmas, biaya transportasi Sumenep-Surabaya sangat memberatkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Badri menambahkan, sejak anaknya tidak masuk dalam program Jamkesmas, keluarga sudah berusaha menanyakan pada pihak terkait, baik pada Badan Pusat Statistik Catatan Sipil, PT Askes, dan Dinas Kesehatan Sumenep, namun tetap tidak ada solusi. &#8220;Alasannya tidak masuk dalam pemutakhiran data Jamkesmas. Sehingga tidak lagi mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,&#8221; keluhnya.</p>
<p>Badri jelas mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah kabupaten, yang tidak lagi memasukkan Windi dalam data Jamkesmas. Padahal, keinginan Windi untuk hidup normal selalu diucapkan. Bahkan, selalu mengajak untuk ke rumah sakit agar anus buatannya cepat berfungsi kembali. <strong>[EL, </strong><strong>Ant</strong><strong>]</strong></p>
<p><strong>Source <a href="http://www.gatra.com/artikel.php?id=120604">Gatra</a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=176&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/bocah-4-tahun-hidup-tanpa-anus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Perayaan 40 Hari alias Malang Areh Bayi di Pamekasan</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/tradisi-perayaan-40-hari-alias-malang-areh-bayi-di-pamekasan/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/tradisi-perayaan-40-hari-alias-malang-areh-bayi-di-pamekasan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 18:59:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Dinaikkan Perahu Mini, Berharap Doa Undangan
Tradisi perayaan empat puluh hari atau malang areh bayi semakin sulit dijumpai. Selain sudah bergeser ke efesiensi, juga karena tergerus budaya modern. Namun, bagi warga Kecamatan Kadur tradisi malang areh tetap dilestarikan.
NADI MULYADI, Pamekasan
&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
SEKILAS tidak ada yang istimewa saat koran ini berkunjung ke kediaman Adnan Kasogi, 55, di Desa Sokalelah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=174&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Dinaikkan Perahu Mini, Berharap Doa Undangan</strong></p>
<p>Tradisi perayaan empat puluh hari atau <em>malang areh </em>bayi semakin sulit dijumpai. Selain sudah bergeser ke efesiensi, juga karena tergerus budaya modern. Namun, bagi warga Kecamatan Kadur tradisi <em>malang areh </em>tetap dilestarikan.</p>
<p><strong>NADI MULYADI, Pamekasan</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<span id="more-174"></span></p>
<p>SEKILAS tidak ada yang istimewa saat koran ini berkunjung ke kediaman Adnan Kasogi, 55, di Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, kemarin sore. Selain tidak tampak pernak-pernik perayaan, hanya kerabat dekat terlihat kumpul di musalanya.</p>
<p>Tapi setelah Koran ini masuk ke ruang tamu bagian dalam, tampak remaja putra dan putri tampak sibuk menghias perahu mini. Ada juga dari mereka sedang merangkai bunga dengan seutas lidi dan tali.</p>
<p>Setelah azan Maghrib berkumandang, sejumlah warga berdatangan. Mereka yang datang langsung disediakan sebungkus makanan dan minuman yang terselip sebatang rokok.</p>
<p>&#8220;Ini acara perayaan <em>malang areh </em> cucu saya, sekaligus aqikahnya. Kami sengaja mengundang tetangga untuk turut mendoakan. <em>Lagian</em> cucu ini merupakan cucu laki pertama dari anak bungsu saya,&#8221; kata Adnan.</p>
<p>Seperti kegiatan keagamaan dan seremonial pedesaan pada umumnya, setiap pembukaan acara dibuka dengan doa. Termasuk, saat ditutup juga dipungkasi dengan doa oleh tokoh agama setempat.</p>
<p>Sebelum acara berakhir, salawat Nabi mulai dikumandangkan dan para undangan mulai berdiri semua. Setelah itu, tiga remaja memasuki lokasi undangan yang berjumlah sekitar seratus orang tersebut.</p>
<p>Remaja paling depan tampak membawa perahu mini yang dilengkapi dengan lampu hias. Rupanya, perahu mini itu dijadikan wadah bayi yang sudah berumur 40 hari tersebut. Kemudian, bayi dibawa keliling menemui undangan untuk dimintakan doa.</p>
<p>Sedangkan remaja yang ada di urutan kedua, terlihat membawa beberapa bunga yang sudah dirajut dengan benang dan lidi. Bunga itu untuk diberikan ke undangan yang hadir. Itu sebagai belas kasih dan mengartikan kebaikan bagi sang anak.</p>
<p>Yang terakhir, pria dengan kopiah tinggi itu terlihat asyik menyemprotkan parfum pada undangan. Itu sebagai bagian dari sunnah dalam Islam dan juga berarti sang anak terhindar dari sifat buruk dan kotor.</p>
<p>Setelah salawat, sang bayi yang terlihat lelap tersebut di taruh di depan tokoh agama setempat hingga selesainya acara. Baru setelah selesai diambil oleh kedua orang tuanya. <strong>(*zid/fiq)</strong></p>
<p><strong>Sumber <a href="http://jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&amp;rid=46336">disini</a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=174&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/12/03/tradisi-perayaan-40-hari-alias-malang-areh-bayi-di-pamekasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tembakau Pamekasan Terluas di Indonesia</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/10/28/tembakau-pamekasan-terluas-di-indonesia/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/10/28/tembakau-pamekasan-terluas-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 12:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[PAMEKASAN-Bukan hanya dari segi kualitasnya. Tembakau Madura menjadi komoditi unggulan di Indonesia yang areal tanamnya terluas di Jawa Timur dan Indonesia.
Data ini terungkap dalam seminar saat Dampak Sosial Ekonomi Cukai Tembakau Jatim di Pandapa Ronggosukowati kemarin. Seminar ini digelar Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Jember (Unej) dan Pemkab Pamekasan. 
Hadir sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=169&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PAMEKASAN-Bukan hanya dari segi kualitasnya. Tembakau Madura menjadi komoditi unggulan di Indonesia yang areal tanamnya terluas di Jawa Timur dan Indonesia.</p>
<p>Data ini terungkap dalam seminar saat Dampak Sosial Ekonomi Cukai Tembakau Jatim di Pandapa Ronggosukowati kemarin. Seminar ini digelar Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Jember (Unej) dan Pemkab Pamekasan. <span id="more-169"></span></p>
<p>Hadir sebagai pembicara Kabiro Perekonomian Pemprov Jatim Fatah Yasin dan Josi Ali Yasin, serta Ketua LPM Unej Jember Prof Kabul Santoso. Hadir pengusaha rokok lintingan, petani tembakau se Madura, LSM dan ormas.</p>
<p>Khusus Pamekasan, pada 2007 realisasi areal melebihi target, yakni mencapai 31.367 hektare dari target 27.917 hektare. Hal itu tidak berbanding lurus dengan realisasi produksi yang hanya mencapai 16.625 ton dari target 16.750 ton. Namun begitu, jumlah tersebut masih lebih besar dibanding daerah lain di Jatim.</p>
<p>Urutan kedua diraih Bojonegoro dengan realisasi areal tanam tembakau mencapai 6.646 hektare. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari target yang mencapai 12.014 hektare. Hal itu berdampak terhadap realisasi produksi tidak memenuhi target, yakni 9.900 ton dari target 8.309 ton.</p>
<p>Menyusul Sumenep dengan realisasi tanam 19.412 hektare dari target 11.750 hektare. Sedangkan realisasi produksinya melebihi target, yakni 8.930 ton dari target 7.050 ton. Sedangkan, areal tanam di Jatim mencapai 53 persen dari keseluruhan di Indonesia (lihat grafis).</p>
<p>Menurut Prof Kabul Santoso, saat ini areal penanaman tembakau tersebar di 21 kabupaten, termasuk di Pamekasan dengan areal rata-rata tiap tahun 110.813 hektare dengan total produksi 83.292 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen tembakau Pamekasan.</p>
<p>Sebagian besar jenis tembakau yang diusahakan adalah voor-oogst (yang dipanen pada akhir musim hujan dan dipanen pada musim kemarau atau tembakau bahan sigaret 102.742 hektare) dan sisanya jenis Na-oogst. &#8220;Di Pamekasan rata-rata voor-oogst,&#8221; kata Kabul di hadapan peserta seminar.</p>
<p>Untuk industri hasil tembakau, sekitar 1.367 unit industri rokok tersebar di Jatim, termasuk di Pamekasan. Kontribusi areal tembakau di Jatim terhadap nasional dari 2001 hingga 2007 berkisar rata-rata 53 persen dan kontribusi produksinya rata-rata 46 persen.</p>
<p>&#8220;Kontribusi nilai cukai rokok Jawa Timur terhadap nasional mencapai 78 persen. Sekitar 50 persennya lari ke Madura,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, narasumber dari Biro perekonomian Pemprov Jatim mengatakan, untuk bisa memaksimalkan dan memanfaatkan hasil pengembalian cukai tersebut, perlu adanya road map minimal 10 tahun ke depan. &#8220;Dalam road map terdapat instrumen untuk memacu dan mengarahkan ke daerah yang spesifik, termasuk SDM petani. Tujuannya, untuk peningkatan pendapatan petani, meningkatkan produktifitas dan lain. Intinya, tidak bersinggungan dengan UU yang ada, terutama UU 39/2007,&#8221; kata Josi Ali Yasin. (nam/mat)</p>
<p>Sumber Jawapos, [ Selasa, 28 Oktober 2008 ]</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=169&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/10/28/tembakau-pamekasan-terluas-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Celurit</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/08/celurit/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/08/celurit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 22:42:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Celurit memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Madura, Jawa Timur. Senjata tajam yang berbentuk melengkung ini begitu melegenda. Sejak dahulu kala hingga sekarang, hampir setiap orang di Tanah Air mengenal senjata khas etnis Madura ini. Saking populernya, celurit kerap diidentikkan dengan berbagai tindak kriminal. Bahkan celurit juga digunakan oleh massa saat terjadi kerusuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=144&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Celurit memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Madura, Jawa Timur. Senjata tajam yang berbentuk melengkung ini begitu melegenda. Sejak dahulu kala hingga sekarang, hampir setiap orang di Tanah Air mengenal senjata khas etnis Madura ini. Saking populernya, celurit kerap diidentikkan dengan berbagai tindak kriminal. Bahkan celurit juga digunakan oleh massa saat terjadi kerusuhan maupun demonstrasi di pelosok Nusantara untuk menakuti lawannya.</p>
<p>Boleh jadi, begitu mendengar kata Madura, dalam benak sebagian orang bakal terbayang alam yang tandus, wajah yang keras dan perilaku menakutkan. Kesan itu seolah menjadi benar tatkala muncul kasus-kasus kekerasan yang menggunakan celurit dengan pelaku utamanya orang Madura.<span id="more-144"></span></p>
<p>Kendati demikian tak semua orang mengetahui sejarah dan proses sebuah celurit itu dibuat hingga dikenal luas. Di tempat asalnya, celurit pada mulanya hanyalah sebuah arit. Petani pun kerap menggunakan arit untuk menyabit rumput di ladang dan membuat pagar rumah. Dalam perkembangannya, arit itu diubah menjadi alat beladiri yang digunakan oleh rakyat jelata ketika menghadapi musuh.</p>
<p>Demikian pula pendapat D. Zawawi Imron. Seniman sekaligus budayawan Madura ini menuturkan, kalangan rakyat kecil memperlakukan celurit sebagai senjata tajam biasa. Dengan kata lain, celurit itu bukan dianggap senjata sakti.</p>
<p>Kini, masyarakat Madura masih memandang celurit sebagai senjata yang tak terlepas dari kehidupan sehari-hari. Tak mengherankan, bila pusat kerajinan senjata tajam itu banyak bertebaran di Pulau Madura.</p>
<p>Tersebutlah sebuah desa kecil bernama Peterongan. Kampung ini terletak di Kecamatan Galis, sekitar 40 kilometer dari Kabupaten Bangkalan. Di sana, sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya sebagai pandai besi pembuat arit dan celurit. Keahlian mereka adalah warisan leluhur sejak ratusan tahun lampau.</p>
<p>Tak salah memang, bila desa ini menjadi kondang. Maklum, celurit buatan para perajin di Desa Peterongan itu dikenal kokoh dan halus pengerjaannya. Seorang di antara mereka adalah Salamun. Siang itu, lelaki berusia 54 tahun ini menemui Sunarto utusan dari sebuah padepokan silat terkenal di Kecamatan Kamal, Bangkalan.</p>
<p>Sunarto pun meminta Salamun mengerjakan sebilah celurit berjenis bulu ayam. Bagi Salamun, membuat celurit adalah bagian dari napas kehidupannya. Celurit tak hanya sekadar dimaknai sebagai benda tajam yang digunakan untuk melukai orang. Akan tetapi celurit adalah karya seni yang mesti dipertahankan dari warisan leluhurnya.</p>
<p>Pagi itu, Salamun didampingi putranya berbelanja membeli besi tua yang berada di sudut Desa Peterongan. Di antara tumpukan besi itu, Salamun memilih besi bekas rel kereta api dan per bekas jip sebagai bahan baku membuat celurit pesanan Sunarto.</p>
<p>Besi pilihan itu lantas dibawa menuju bengkel pandai besi miliknya yang berada tak jauh dari halaman rumahnya. Batangan besi tersebut kemudian dibelah dengan ditempa berkali-kali untuk mendapatkan lempengannya. Setelah memperoleh lempengan yang diinginkan, besi pipih itu lantas dipanaskan hingga mencapai titik derajat tertentu.</p>
<p>Logam yang telah membara itu lalu ditempa berulang kali sampai membentuk lengkungan celurit yang diinginkan. Dengan dibantu ketiga anaknya, Salamun membuat celurit pesanan padepokan silat tersebut dengan penuh ketelitian. Sebab dia memandang celurit harus mencirikan sebuah karya seni. Tak sekadar sepotong besi yang ditempa berkali kali, melainkan harus memiliki arti dan makna bagi yang memilikinya.</p>
<p>Lantaran itulah, sebelum mengerjakan sebilah celurit, Salamun biasa berpuasa terlebih dahulu. Bahkan saban tahun, tepatnya pada bulan Maulid, Salamun melakukan ritual kecil di bengkelnya. Menurut Salamun, ritual ini disertai sesajen berupa ayam panggang, nasi dan air bunga. Sesajen itu kemudian didoakan di musala. Baru setelah itu, air bunga disiramkan ke bantalan tempat menempa besi. &amp;quotKalau ada yang melanggar (mengganggu), ia akan mendapatkan musibah sakit-sakitan,&#8221; ucap Salamun.</p>
<p>Hingga kini, tombuk atau bantalan menempa besi pantang dilangkahi terlebih diduduki oleh orang. Keahlian pak Salamun membuat celurit tak bisa dilepaskan dari warisan orang tua dan leluhur kakeknya. Semenjak kecil dirinya sudah dilibatkan cara membuat celurit yang benar.</p>
<p>Salamun mengungkapkan, buat mengerjakan sebuah celurit besar, dibutuhkan waktu sekitar dua hingga empat hari. Adapun harga celurit tergantung dari bahan dan ukuran motifnya. Celurit paling murah dilepas seharga Rp 100.000.</p>
<p>Pria itu termasuk produktif. Betapa tidak, sudah ribuan celurit yang dihasilkan dari tempaan Salamun. Namun kini, Salamun lebih berhati-hati menerima pesanan celurit. Dia beralasan, banyak orang yang tak memahami filosofi celurit. Minimnya pemahaman inilah yang mengakibatkan celurit lebih banyak digunakan untuk tindak kejahatan.</p>
<p>Sebaliknya, bagi yang mengerti, celurit itu tentunya digunakan lebih berhati-hati. Pendapat itu memang beralasan. Soalnya celurit juga diartikan sebagai lambang ksatria. Dan, bukan malah untuk sembarang menyabet orang.</p>
<p>Di Madura, banyak dijumpai perguruan pencak silat yang mengajarkan cara menggunakan celurit. Satu di antaranya Padepokan Pencak Silat Joko Tole, pimpinan Hasanuddin Buchori. Perguruan ini mengambil nama dari seorang ksatria asal Sumenep. Kala itu Madura dibagi menjadi dua wilayah kerajaan besar, yaitu Madura Timur di Sumenep dan Madura Barat di Arosbaya Bangkalan. Adapun peninggalan Kerajaan Madura Barat masih terlihat dalam situs makam-makam kuno di Arosbaya.</p>
<p>Dan hari ini, perguruan yang banyak mengorbitkan atlet pencak silat nasional itu secara rutin berlatih meneruskan cita-cita dan semangat leluhurnya, Joko Tole. Padepokan Silat Joko Tole selama ini cukup kesohor di kalangan pencak silat di Tanah Air. Terutama dalam mengajarkan penggunaan senjata tradisional celurit.</p>
<p>Walaupun hanya sebuah benda mati, celurit memiliki beragam cara penggunaannya. Ini tergantung dari niat pemakainya. Di Perguruan Joko Tole, misalnya. Celurit tidak sekadar diajarkan untuk melumpuhkan lawan. Namun seorang pemain silat harus memiliki batin yang bersih dengan berlandaskan agama.</p>
<p>Sebagian masyarakat menganggap celurit tak bisa dipisahkan dari tradisi carok yang dianut oleh sebagian orang Madura. Sayang, hingga kini, belum satu pun peneliti yang bisa menjelaskan awal mula carok menjadi bagian hidup orang Madura. Yang terang, pada dasarnya carok biasa dilakukan ketika seseorang merasa dipermalukan dan harga dirinya dilecehkan. Maka, penyelesaian yang terhormat adalah dengan berduel secara ksatria satu lawan satu.</p>
<p>Latar belakang perkelahian seperti itu diakui Zawawi Imron. Budayawan ini menerangkan, ada adigium Madura yang mengatakan: Dibandingkan dengan putih mata lebih bagus putih tulang. Artinya, daripada hidup malu lebih baik mati. Dengan kata lain, ketika orang Madura dipermalukan, maka ia berbuat pembalasan dengan melakukan carok terhadap yang menghinanya itu.</p>
<p>Namun dalam perkembangannya, arti carok sendiri menjadi tidak jelas. Terutama bila dihubungkan dengan nyelep, yakni menyerang musuh dari belakang atau ketika lawan sedang lengah. Dan, hal itu semakin tidak jelas manakala banyak kasus kekerasan yang bermotifkan sosial ekonomi.</p>
<p>Jadi, untuk mengubah stereotip itu, orang Madura harus melawan kebodohan dan ketertinggalan. Ini seperti kerinduan budayawan sekaligus penyair Madura Zawawi Imron dalam puisi berjudul Celurit Emas: Bila musim melabuh hujan tak turun, kubasahi kau dengan denyutku. Bila dadamu kerontang, kubajak kau dengan tanduk logamku. Di atas bukit garam kunyalakan otakku. Lantaran aku tahu, akulah anak sulung yang sekaligus anak bungsumu. Aku berani mengejar ombak. Aku terbang memeluk bulan. Dan memetik bintang gemintang di ranting-ranting roh nenek moyangku. Di bubung langit kuucapkan sumpah. Madura, akulah darahmu.(ANS/Soedjatmoko dan Bambang Triono)</p>
<p>Source ; Liputan6.com, Madura</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/icanxkecil.wordpress.com/144/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/icanxkecil.wordpress.com/144/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=144&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/08/celurit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kali Ketiga Sumenep Juara</title>
		<link>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/06/kali-ketiga-sumenep-juara/</link>
		<comments>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/06/kali-ketiga-sumenep-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 07:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icanxkecil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icanxkecil.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 06 Mei 2008
SUMENEP-Kabupaten Sumenep jadi langganan juara lomba Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat Jawati Timur. Pada Pekan KIM III/2008 di Kabupaten Lamongan beberapa hari yang lalu kontingen KIM kabupaten ujung timur Madura ini meraih juara I kategori stan.
Stan pameran &#8220;Rizky Cipta Karsa Mulya&#8221; dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, menjadi yang terbaik. Mereka berhak atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=142&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Selasa, 06 Mei 2008</p>
<p>SUMENEP-Kabupaten Sumenep jadi langganan juara lomba Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat Jawati Timur. Pada Pekan KIM III/2008 di Kabupaten Lamongan beberapa hari yang lalu kontingen KIM kabupaten ujung timur Madura ini meraih juara I kategori stan.</p>
<p>Stan pameran &#8220;Rizky Cipta Karsa Mulya&#8221; dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, menjadi yang terbaik. Mereka berhak atas tropi dan piagam penghargaan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo. Plus hadiah tabungan Rp 4,5 juta. &#8220;Rizky Cipta Karsa Mulya menampilkan sejumlah kerajinan seni ukir, batik, dan camilan khas Sumenep.<span id="more-142"></span></p>
<p>Bupati Sumenep Moh. Ramdlan Siraj mengaku bangga dengan prestasi tersebut. Sebab, itulah prestasi kali ketiga. Pada Pekan KIM sebelumnya di Mojokerto dan Jember, Sumenep juga mendapatkan perhargaan.</p>
<p>&#8220;Jelas ini prestasi yang membanggakan. Sebab, kami memang telah berupaya mengembangkan KIM,&#8221; kata Ramdlan.</p>
<p>Ditegaskan, ke depan pemkab berkomitmen lebih memberdayakan KIM. Sebab, keberadaan KIM sangat positif dan dirasakan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi. &#8220;Kita akan terus mengefektifkan keberadaan KIM,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Keberadaan KIM ini, katanya, bukan sebatas memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk. Tapi juga bermanfaat untuk inovasi pengembangan dunia usaha masyarakat. Ujung-ujungnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Sementara Kabakominfo Sumenep Didik Untung Samsidi menambahkan, perkembangan KIM di Jawa Timur hingga Maret 2008 telah mencapai 1.924 KIM. Anggotanya 36 ribu lebih, termasuk di Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Menurut dia, KIM sangat membantu peningkatan perekonomian masyarakat. Dengan KIM, masyarakat semakin sadar akan pentingnya akses informasi. &#8220;Kita harapkan KIM tidak hanya berprestasi di ajang perlombaan formalnya. Tapi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,&#8221; tandasnya. (zr/mat)</p>
<p>Sumber : RADAR MADURA</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/icanxkecil.wordpress.com/142/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/icanxkecil.wordpress.com/142/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/icanxkecil.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/icanxkecil.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/icanxkecil.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/icanxkecil.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/icanxkecil.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/icanxkecil.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/icanxkecil.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/icanxkecil.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/icanxkecil.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/icanxkecil.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=icanxkecil.wordpress.com&blog=315130&post=142&subd=icanxkecil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icanxkecil.wordpress.com/2008/05/06/kali-ketiga-sumenep-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf920b71b6ec0519a7a950146c1933f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">icanxkecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>