Tim Kesenian Medan Hibur Publik Yaman

SANA’A, SABTU – Sebuah tim kesenian asal Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang menyuguhkan aneka tari tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia menghibur publik Yaman.

Tim dari Sinar Budaya Group (SBG) yang memiliki pengalaman tampil di mancanegara itu mengadakan pertunjukan selama dua malam berturut-turut di gedung Pusat Kebudayaan Yaman pada Kamis (7/9) malam atau Jumat dini hari WIB dan di Hotel Movenpick pada Jumat (8/9) malam atau Sabtu dini hari WIB.

Penampilan di Pusat Kebudayaan Yaman diperuntukkan bagi publik Yaman dan masyarakat Indonesia yang bermukim di Negeri Ratu Sheba tersebut. Tepuk tangan meriah dari para penonton selalu menyertai setiap sajian tari itu.
 
Ucapan-ucapan, “Ya helwah (aduh manisnya)”, “Ya salaam (ungkapan kagum)”, dan “Tamam (hebat)”, antara lain datang dari publik Yaman yang menonton di gedung tersebut sebagai ungkapan kagum mereka terhadap aksi para penari itu.

Suasana jadi makin meriah ketika para penonton berdendang mengikuti dua penyanyi SBG, Zulham dan Dina, yang juga membawakan lagu-lagu Arab populer, Maghadir (Tak Berdaya) dan Ahwinus (Ingin Sekali), sebagai  selingan dalam pertunjukan tari tersebut.
 
Di Pusat Kebudayaan Yaman hadir, sebut saja, Menteri Kebudayaan (Menbud) Yaman Khalid Al-Roishan, Dubes RI untuk Yaman Kemas Fachruddin, Ketua Dharma Wanita KBRI Sana’a, Ny Eni Kemas Fchruddin, serta sejumlah pejabat Yaman dan staf KBRI untuk Yaman.

Dalam sambutannya menjelang pementasan tari itu, Menbud Yaman antara lain menggarisbawahi hubungan erat yang telah terjalin antara Yaman dengan Indonesia.

“Indonesia jauh di ujung timur, namun terasa selalu dekat dengan Yaman, mengingat hubungan erat kedua bangsa sejak berabad yang lalu,” katanya.

Sementara itu, Dubes RI untuk Yaman menggarisbawahi, antara lain, kunjungan tim keseniaan tersebut dalam upaya lebih mengenalkan budaya Indonesia kepada publik Yaman sekaligus meningkatkan hubungan budaya kedua negara.

***

Di Hotel Movenpick, suasana terasa seperti di Tanah Air, karena suasana keindonesiaan yang kental. Maklum, dalam acara bertajuk Indonesia Cultural and Culinary Night (Malam Budaya dan Makanan Indonesia) itu, selain ada aneka tari, ada pula beragam hidangan khas Indonesia.

Hidangan tersebut membuat para tamu yang memenuhi aula yang disediakan itu betah duduk hingga tari terakhir, yakni tari Rampai Aceh, dan lagu Poco-poco.

Hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain, Menteri Negara/Gubernur Ibu Kota Sana’a Dr Yahya Mohamed Shuaibi serta sejumlah pejabat tinggi Yaman, duta besar negara sahabat, diplomat, dan pengusaha.

Tepuk tangan meriah selalu mengalir di awal dan akhir setiap tari. Suasana jadi tambah meriah berkat tembang-tembang Arab populer, sebut saja Nawarte Ayyami (Kausinari Hari-hariku), Ya Habibi (Wahai Kekasihku), dan Nurul Shams (Cahaya Matahari), serta beberapa lagu daerah dari Indonesia, yang dibawakan oleh para penyanyi SBG.

Kepada mereka yang hadir, Dubes RI untuk Yaman menerangkan tentang falsafah Bhinneka Tunggal Ika.

Tari-tari yang ditampilkan pada dua acara itu, baik di Pusat Kebudayaan Yaman maupun di Hotel Movenpick, adalah Tari Persembahan (Melayu), Sisampat Sampetan (Karo), Angin Mamiri (Sulsel), Panji Semirang (Bali), Jaranan (Jawa), Toleng-toleng (Maluku), Zapin (Kalbar), Tanduk (Toba), Lenggok Jakarta (Betawi, Tari Piring (Sumbar), dan Rampai Aceh.
 
Penampilan SBG tersebut diliput oleh TV satelit Yaman dan sejumlah media cetak terkemuka setempat. Peliputan secara khusus itu merupakan bukti keeratan hubungan budaya antara Indonesia dengan Yaman sejak lama.

Pada kedua acara itu, KBRI untuk Yaman juga menyediakan ratusan buku yang mempromosi wisata Indonesia sebagai salah satu usaha untuk menarik para wisatawan dari Yaman dan negara-negara lainnya yang bermukim di Yaman.

SBG didirikan pada 1995 oleh Tengku Lukman Sinar Basharsyah di Medan dan memiliki pengalaman tampil di mancanegara, antara lain di Malaysia, Singapura, Thailand, India, Venezuela, Dubai, dan Qatar.

Dari Yaman, SBG, yang membawa 21 personel dan dipimpin oleh Tengku Mira Sinar, melanjutkan perjalanan menuju Doha, Qatar, Sabtu (9/9). Mereka akan beraksi untuk kedua kalinya di negeri kaya minyak di Kawasan Teluk tersebut.

Sumber: Antara
Penulis: Ati

Kompas (HIBURAN),Minggu, 10 September 2006 – 09:19 wib

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: