Inilah Ritual Dimulainya Pembuatan Gamelan

Sejumlah abdi dalem Keraton Surakarta berdoa untuk ritual dimulainya pembuatan gamelan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (8/3/2012).

SUKOHARJO, – Asap kemenyan dengan bahu khasnya mengepul saat doa dipanjatkan dalam selamatan untuk memulai pembuatan gamelan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (8/3/2012).

Ritual yang dilakukan sejumlah abdi dalem Keraton Surakarta sebelum pembuatan gamelan ini sudah terbilang langka. Sejumlah sesaji seperti ayam ingkung, nasi tumpeng, dan pisang, disiapkan di antara para tamu yang datang di tempat pembuatan gamelan milik Saroyo. Menurut Saroyo, tradisi ini dulunya kerap dilakukan oleh keraton sebelum membuat gamelan yang akan dijadikan benda pusaka.

Kanjeng Raden Aryo Sapto, abdi dalem Keraton Surakarta, menyatakan, ritual ini hanya sebagai wujud syukur dan permohonan agar pembuatan gamelan lancar.

Ritual kali ini dilaksanakan atas permintaan seorang kolektor gamelan dan keris dari Jakarta. Tradisi ini juga tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Desa Wirun yang merupakan sentra perajin gamelan sejak tahun 1950.

Para perajin yang berjumlah belasan ini merupakan generasi penerus dari Resi Wiguno. Saat ini industri gamelan telah menggerakan roda perekonomian di kawasan tersebut. Harga satu set gamelan mencapai Rp 200 juta hingga Rp 500 juta.

KOMPAS.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: