OSN-Pertamina Mendekatkan Sains ke Masyarakat

OSN Pertamina

Penasaran. Mungkin itu kata yang dapat mewakili perasaan Ainul Mahabullah, mahasiswa semester 7 jurusan Biologi Fakultas MIPA Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Semangat yang menggebu di dunia sains yang digelutinya belum tuntas jika belum menjadi yang terbaik di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN)- Pertamina.

Berbekal rasa penasaran, mahasiswa asal Lamongan ini memutuskan mengikuti OSN-Pertamina untuk ketiga kalinya. OSN-Pertamina tahun 2010 dan 2011 belum mencatatkan namanya menjadi yang terbaik.

Tak sia-sia, perjuangan Ainul berbuah tahun ini. Anak seorang petani dan guru Madrasah Ibtidaiyah ini akhirnya meraih juara 1 untuk kategori Biologi regional Jawa Timur. Ainul membawa ide ‘Bahaya Dioksin terhadap Lingkungan Biodiversitas dan Kesehatan’. Mahasiswa yang bercita-cita menjadi ahli di bidang bioteknologi ini menyoroti bagaimana dioksin membawa dampak yang berbahaya jika tak segera dicegah.
“Dioksin bisa muncul dari limbah-limbah industri yang tak bisa terdegradasi. Zat ini bisa menimbukan dampak kesehatan reproduksi, kanker bahkan menyebabkan anak autis,” papar Aulia, rinci.

Bercita-cita meraih gelar master di luar negeri, Aulia memaparkan bioremediasi dengan bakteri sebagai solusi untuk mengurangi akumulasi dioksin di alam. “Kita butuh solusi yang mendukung green environment, bakteri menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak dioksin namun tak berbahaya bagi lingkungan,” katanya.

Paparan Aulia adalah gambaran bagaimana sains menjadi sebuah solusi yang dekat dengan kehidupan. Itulah misi yang dibawa OSN-Pertamina. Hal ini dibenarkan dosen jurusan Fisika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Dr Rer Nat Triwikantoro Msi. Menurut mantan dekan FMIPA ITS ini, OSN-Pertamina adalah jembatan untuk mendekatkan teori sains ke dalam aplikasi yang lebih berguna untuk masyarakat.

“Secara akademis, OSN-Pertamina adalah wadah yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek sains ke dalam aplikasi terapan, terlebih tahun 2012 ada science project bagi peserta,” papar Tri.

Penyelenggaraan OSN-Pertamina dalam catatan Tri juga menghadirkan optimisme sendiri. Pasalnya pemenang di regional Jawa Timur tidak hanya didominasi mahasiswa asal Surabaya atau Malang. “Ada spread representatif, yang dari Jember, Lamongan dan daerah lainnya mulai unjuk gigi tahun  ini,” imbuhnya.

Mengembangkan Sains Ramah Lingkungan

Sebagai perusahaan energi nasional yang bergerak di seluruh wilayah Indonesia dan mancanegara, salah satu bentuk kepedulian Pertamina pada pengembangan masyarakat adalah memajukan pendidikan di tanah air.

Hal ini menunjukkan OSN-Pertamina yang berhadiah total Rp 2,8 Miliar tersebut semakin diminati. Hadiah berupa dana pendidikan tidak hanya akan dinikmati mahasiswa-mahasiswi pemenang OSN Pertamina. Universitas yang mereka wakili pun akan mendapat dana pengembangan dari Pertamina.

Sebagai ajang lomba pengembangan sains bergengsi di tanah air, OSN-Pertamina berkeinginan agar kualitas mahasiswa indonesia dapat meningkat melalui CSR Pendidikan. Selain itu OSN-Pertamina juga mengemban misi bentuk implementasi Pertamina terhadap kegiatan sosial di bidang pendidikan yang berkesinambungan.

Sejak diselenggarakan pada 2008, setiap tahun OSN-Pertamina terus menyempurnakan metode. Pada tahun 2012 ini, selain tetap mengeluarkan kategori teori, OSN-Pertamina meluncurkan Science Project.

Project ini dirancang untuk menjaring pemenang secara kelompok yang memiliki karya inovasi dan applied science di bidang energi dan pengembangannya “Lima hari sebelum penutupan, jumlah peserta membludak hingga 19.238 orang. Padahal, target kami hanya sekitar 18.000 orang. Kegiatan ini tak hanya untuk mahasiswa dari fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, tetapi juga terbuka untuk jurusan lain,” ujar Senior Officer Education Pertamina, Ernayetti.

Hal ini menunjukkan OSN-Pertamina yang berhadiah total Rp 2,8 Miliar tersebut semakin diminati. Hadiah berupa dana pendidikan tidak hanya akan dinikmati mahasiswa-mahasiswi pemenang OSN Pertamina. Universitas yang mereka wakili pun akan mendapat dana pengembangan dari Pertamina.

Selanjutnya untuk Science Project, seleksi tersebut dilakukan oleh panitia pusat melalui tahapan initial phase, regional finals dan national finals.

Nantinya, juara pertama, kedua dan ketiga regional finals kategori the best science project akan ditetapkan sebagai peserta nasional. Pemenang seleksi regional finals dan seleksi nasional akan menerima beasiswa dari Pertamina (adv)

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: