Archive for August, 2013

Ahsan/Hendra Tambah Gelar bagi Indonesia

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan (kanan)/Hendra Setiawan, melakukan selebrasi usai kemenangan mereka atas ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, pada babak semifinal BWF World Championships 2013, Sabtu (10/8/2013). | sports.sina.com

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan (kanan)/Hendra Setiawan, melakukan selebrasi usai kemenangan mereka atas ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, pada babak semifinal BWF World Championships 2013, Sabtu (10/8/2013). | sports.sina.com

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menambah gelar juara dunia bagi Indonesia, berkat kemenangan atas ganda Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, 21-13, 23-21, di final BWF World Championships 2013 yang berlangsung di Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013). Continue reading

Tontowi/Liliyana Juara Dunia!

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan)/Liliyana Natsir, mengepalkan tangan seraya berteriak setelah berhasil mencetak skor atas ganda China, Xu Chen/Ma Jin, pada pertandingan final BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Minggu (11/9/2013). | sports.sina.com

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan)/Liliyana Natsir, mengepalkan tangan seraya berteriak setelah berhasil mencetak skor atas ganda China, Xu Chen/Ma Jin, pada pertandingan final BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Minggu (11/9/2013). | sports.sina.com

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mempersembahkan gelar juara dunia bagi Indonesia setelah berhasil mengalahkan Xu Chen/Ma Jin, 21-13, 16-21, 22-20, pada laga final BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013, di Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013). Continue reading

Tukang Koran Itu Jadi Doktor Komunikasi UI

VIVAnews – Basuki Agus Suparno (39) baru satu hari menjadi doktor komunikasi Universitas Indonesia (UI). Sepuluh tahun lalu saat menjadi tukang koran, semir sepatu dan jual kantong plastik, Basuki tak pernah menduga akan menikmati bangku sampai S3.

“Dari sekitar tahun 1990 saya jualan koran di jalan-jalan Sragen sampai tahun 1996,” kata Basuki Agus Suparno dalam perbincangan dengan VIVAnews, Jumat 15 Januari 2010. Continue reading

Batik di Mata Peneliti dari Negeri Sakura

10/01/2010 12:22

Liputan6.com, Jakarta: Batik kini bukan hanya milik Indonesia. Namun, batik sudah menjadi warisan budaya dunia, seperti sudah disahkan UNESCO, Organisasi Pendidikan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Keragaman dan keindahan batik memang menjadi magnet bagi para pecinta seni, Profesor Masakatsu Tozu, misalnya. Wakil Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Ekonomi Universitas Kokushikan Tokyo, Jepang, itu mengaku jatuh cinta kepada batik sejak 1970-an saat mempelajari gagasan politik Presiden Soekarno. Continue reading

Batik Di Pekan Mode Paris

Metrogaya– Perancang busana internasional pun menggunakan batik untuk koleksi musim semi dan panas 2010,dalam pekan mode di Paris.Di tangan perancang Dreis van Noten yang kecenderungannya menggunakan elemen etnis mangambil batik Jawa bermotif lereng,parang, dan batik pesisir bermotif bunga.

Seperti dilaporkan New York Times on line dan International Herald Tribune, inspirasi Van Noten adalah Paris, Tokyo, dan Calcutta. Paris memberi keanggunan dan hidup nyaman, Tokyo adalah paduan antara tradisi dan modernitas, dan Calcutta memberikan energi dan keriangan. Continue reading

Batik Gentong Madura Unik

Rabu, 07 Oktober 2009 21:05:26 WIB
Reporter : —

Reporter: Indri Ayu Putri

Surabaya (beritajatim.com) – Batik gentong yang dipamerkan di Singgasana Hotel, terlihat mencolok di sudut lobby. Batik gentong adalah batik Madura yang hanya berbeda dalam sisi pewarnaannya, karena harus direndam dulu di dalam gentong. Untuk satu gentong digunakan untuk mewarnai satu kain batik sepanjang 2×110 meter. Continue reading

Lima Menit di Kamar Mumi Firaun

Piramida Giza

Oleh Munawar Saman Makyanie

Belasan gadis cantik dan pemuda Mesir berjejer di sisi kiri dan kanan pintu gerbang Museum Nasional Mesir pada Ahad (20/2), menyambut pengunjung di hari pertama pembukaan kembali setelah ditutup selama empat pekan sejak Revolusi 25 Januari.

“Ahlan wasahlan (selamat datang)”, kata para muda mudi itu sambil melambaikan bendera mini nasional Mesir, merah-putih-biru yang di tengahnya bergambar burung rajawali berwarna kuning. Continue reading