Posts Tagged ‘madura’

Mudahnya Joki Cilik Sapi Karapan Meraup Uang

Fauzi, joki cilik sapi karapan saat memacu sapinya pada seleksi kejuaraan Piala Presiden di Pamekasan, Ahad (22/9/2013).

Fauzi, joki cilik sapi karapan saat memacu sapinya pada seleksi kejuaraan Piala Presiden di Pamekasan, Ahad (22/9/2013).

Karapan sapi atau balap sapi di Madura merupakan tradisi turun-temurun sejak puluhan tahun silam. Dua pasang sapi dipacu seorang joki yang sudah ahli.

Untuk memacu sapi, seorang joki tidak hanya harus memiliki kemampuan karapan, tetapi juga harus mempunyai nyali tinggi terombang-ambing di atas pacuan. Oleh karena itu, menjadi seorang joki tentulah tidak mudah. Continue reading

Advertisements

Batik Gentong Madura Unik

Rabu, 07 Oktober 2009 21:05:26 WIB
Reporter : —

Reporter: Indri Ayu Putri

Surabaya (beritajatim.com) – Batik gentong yang dipamerkan di Singgasana Hotel, terlihat mencolok di sudut lobby. Batik gentong adalah batik Madura yang hanya berbeda dalam sisi pewarnaannya, karena harus direndam dulu di dalam gentong. Untuk satu gentong digunakan untuk mewarnai satu kain batik sepanjang 2×110 meter. Continue reading

Batik Aromaterapi Waris Jadi Primadona Pejabat

© Copyright 2010 CorbisCorporation

KAIN batik kini disukai hampir semua orang. Tapi kain batik Madura karya Warisatul Hasanah mahasiswa semester delapan Jurusan Manajemen Pemasaran STIE Perbanas Surabaya sedikit berbeda.

Batik tulis Madura itu memiliki aromaterapi yang banyak diminati masyarakat, terutama para pejabat. Batik tulis Madura karyanya kini banyak dipakai oleh para pejabat di Kabupaten Bangkalan. Motif batik tulis yang dipakai adalah motif ‘Tanjung Bumi’. Continue reading

Bandara Trunojoyo Sumenep Resmi Dioperasikan

Bandara Trunojoyo/Moh Hartono

Sumenep – Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura resmi dioperasikan. Sayangnya, bandara yang mempunyai landasan sepanjang 800 meter ini belum digunakan untuk penerbangan komersial.

Pereemian bandara ini ditandai penandatanganan MoU antara Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim dengan Merpati Nusantara Airlines (MNA), dan Direktur kelaikan udara pengoperasian pesawat udara (DKUPPU) Yurlis Hasibuan, Selasa (30/11/2010).

Nantinya, bandara ini akan dimanfaatkan oleh MNA untuk Playing Pilot School (Belajar Terbang) bagi siswanya.

Direktur operasi Merpati, Asep Eka Nugraha mengatakan, keberadaan Bandara Trunojoyo sangat layak untuk dijadikan latihan penerbangan bagi siswa. “Kondisinya bagus dan kondisi penerbangan tidak terlalu sibuk,” kata Eka, pada wartawan di Bandara Trunojoyo, Sumenep, Jalan Raya Pelabuhan Kalianget. Continue reading

Perbanyak Kegiatan Karapan Sapi

Joki mengendalikan sepasang sapi menuju garis finis dalam kejuaraan Karapan Sapi Se-Madura, memperebutkan Piala Presiden, Minggu (25/10), di Stadion Raden Sunarto Hadi Wijoyo, Pamekasan, Jawa Timur. Karapan sapi Piala Presiden ini telah berlangsung sembilan kali, sejak tahun 2000

SUMENEP, – Pemkab Sumenep, Madura akan memperbanyak kegiatan karapan sapi. Karapan sapi adalah salah satu ikon wisata di Sumenep dan Pulau Madura pada umumnya. “Selama ini, setiap kali ada wisatawan asing maupun luar Madura, biasanya ingin menonton karapan sapi,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Sumenep, M. Nasir, di Sumenep, Senin (21/2/2011). Selama ini karapan sapi yang digelar hanya dua kali dalam setahun. Continue reading

Dari Madura Menemukan Indonesia

D ZAWAWI IMRON

Dari Madura Menemukan Indonesia

Ilham Khoiri

D Zawawi Imron, penyair asal Madura, Jawa Timur, itu sudah lama mengembangkan puisi modern yang bertolak dari khazanah budaya tradisional Pulau Garam itu. Tak hanya memperkaya ekspresi seni sastra modern Indonesia, karya-karyanya yang memuliakan kemanusiaan juga diapresiasi dunia internasional.

Dengan menyelami budaya Madura, saya justru menemukan wajah Indonesia. Bagi saya, Madura itu bukan satu nama pulau, tetapi semangat yang membebaskan saya untuk melihat dunia secara lebih luas,” katanya saat ngobrol di Taman Ismail Marzuki (TIM), akhir Januari.

Bagaimana Madura mengantarnya pada kesadaran akan Indonesia? Jawabnya merujuk pada proses kreatifnya yang panjang dalam menggeluti dunia sastra.

Lahir di Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak kecil Zawawi menyerap alam dan khazanah budaya pulau itu. Saat remaja, dia dibesarkan bersama lagu dolanan (mainan) anak-anak, lagu para nelayan dan petani, karapan sapi, dan musik tradisional. Itu menanamkan kesan mendalam. Continue reading